Jangan Biarkan Barangmu Tak Punya Rumah

Oleh: Rika Subana

 

Pernah lihat tunawisma atau gelandangan kan?

 

Mereka tak punya rumah. Apa akibatnya jika tak punya rumah? Penampilannya dekil. Bajunya lusuh. Badannya kotor Dan bau. Pokoknya tak terurus.

 

Begitu juga dengan barang-barang yang ada di rumah. Jika kita menaruh barang seenak udel, jangan harap akan tetap bersih bersinar. Eh kok mirip iklan cuci piring ya? 😁😁😁

 

Botol minum, misalnya. Jika kita biarkan dia homeless alias tidak disimpan di tempatnya, apa yang akan terjadi?

 

Satu hari, dia masih tetap tegar berdiri di atas meja makan.

 

Dua hari, dia mulai kesepian. Karena temannya yang lain telah masuk ke rumahnya masing-masing.

 

Tiga hari, debu mulai menyapanya.

 

Empat hari, dia mulai krisis percaya diri karena semakin banyak debu menghinggapinya.

 

Lima hari, jiwa kesalnya meronta-ronta. Penampilannya tak segagah dulu lagi.

 

Mengapa si botol minum, yang dulunya kinclong ini jadi dekil? Karena dia tidak disimpan di rumahnya. Karena dia tak ditaruh di tempatnya.

 

Padahal menyimpannya di tempat yang seharusnya adalah perkara yang mudah. Tidak akan menyita waktu kita.

 

Ini baru satu barang. Si botol minum.

 

Bagaimana jika kita punya belasan barang, yang tak disimpan di tempatnya?

 

Bagaimana jika kita punya puluhan barang, yang tak disimpan di tempatnya?

 

Bagaimana jika kita punya ratusan barang, yang tak disimpan di tempatnya?

 

Bagaimana jika kita punya ribuan barang, yang tak disimpan di tempatnya?

 

Sudah terbayangkah seperti apa keadaan rumah kita? Entah level berapa tingkat berantakannya.

 

Padahal, menyimpan barang di tempatnya akan membuat kita mudah mengambilnya.

 

Padahal, menyimpan barang di tempatnya akan membuat kita mudah mencarinya.

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Uncategorized and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *